Ketika itu dua karyawan agen kantor pos tengah melayani dua nasabah hendak berkirim surat. Awalnya salah satu pelaku masuk ke dalam loket yang dijaga dua karyawan tersebut. Tak lama kemudian keempat pelaku lain langsung masuk sembari menodongkan senjata api. Dua diantaranya menerjang meja loket sementara yang lain menguasai dua nasabah di kantor pos itu.
Salah satu nasabah pun sempat dipukul dengan senjata api agar tak melawan. Di tengah usaha para pelaku menguasai kantor pos itu, salah satu karyawan berhasil kabur dan melarikan diri. Usaha itu sempat dihalau pelaku dengan menjenggut kepala. Namun dengan kegigihannya karyawan itu berhasil lari keluar dan berteriak minta tolong.
Komplotan itu pun bergegas kabur dengan hasil rampasan. Lantaran terkepung oleh warga, mereka melarikan diri sembari melepas tembakan ke udara.
Ketika dikonfirmasi terpisah Kapolsek Cipayung, Kompol Cecep Subagja membenarkan informasi itu.
"Salah satu saksi memang ada yang mendengar, namun ketika cari tidak ditemukan proyektil senjata api di lokasi," ujar Cecep.
Menurutnya berdasarkan hasil temuan di lapangan. Diduga senjata yang digunakan berupa airsoft gun.
"Indikasi kita itu senjata air softgun. Jika memang betul itu senjata api pasti ditemukan selongsong dan pelaku tidak akan panik seperti itu," ungkapnya.
(edo/rvk)











































