"Itu black campaign, lagian kapan Ahmad Dhani pakai itu saya nggak tahu. It just fashion. Zaman dulu ada fashion apa itu saya nggak tahu, itu bukan (tujuan) campaign kita," kata Hashim usai bertemu Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (26/7/2014).
Hashim menuturkan, soal desakan agar iklan itu ditarik dan tak lagi ditayangkan, menurutnya tidak perlu. Bagaimanapun iklan dibuat, pilihan kembali pada masyarakat yang akan mencoblos pada 9 Juli nanti.
"Halah itu dari mana, siapa yang negatif? Yang nyoblos siapa sih, yang nyoblos kan rakyat Indonesia," ujar adik kandung Prabowo Subianto itu.
Sementara, soal kabar Dhani yang dipanggil Prabowo terkait iklannya yang menjadi polemik, Hashim mengatakan sekalipun dipanggil tidak untuk mengklarifikasi ikan. "Pak Prabowo sering dan sayang sekali sama Ahmad Dhani, mungkin dipanggil untuk cipika cipiku kali. Saya nggak tau, ya nyanyi-nyanyi lah," ucap itu sambil tersenyum.
(bal/trq)










































