"Kendala tentu saja tidak terelakkan. Terutama ini hal yang benar-benar baru buat saya. Saya tiba-tiba di-switch ke sini," katanya kepada wartawan di kantor Kementrian Agama, Jakarta Pusat, Kamis (26/6/2014).
Kata Abdul, dirinya tengah bekerja keras untuk menyelesaikan berbagai persoalan di Direktorat PHU. Ia juga mengkaji berbagai kebijakan yang diterapkan oleh Anggito.
"Kebijakan-kebijakan yang bagus tentunya kami teruskan. Tapi kalau ada kebijakan-kebijakan yang kurang sesuai kami kaji lagi," imbuh Abdul.
Dijelaskan Abdul, pihaknya tengah fokus bekerja keras menghadapi musim haji 2014. Pelatihan petugas pelayanan haji terus dilakukan untuk meningkatkan pelayanaan.
"Persiapan kami sejauh ini sedang mengurus paspor jemaah dan pemvisaan di kedutaan besar," kata Abdul Jamil, direktur Jenderal PHU, Kamis (26/6) di kantor Kementrian Agama, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Ditambahkan Abdul, saat ini persiapan haji sudah mencapai tahap pelunasan pertama. "Sudah sekitar 107.000 dari 155.000 orang kuota haji kita yang melakukan pelunasan. Tahap pelunasan pertama kita buka sampai tanggal 9 Juli," ujarnya.
Abdul menambahkan, jika masih ada kuota tersisa, akan dibuka tahap pelunasan kedua untuk masyarakat yang sebelumnya sudah pernah menjalankan ibadah haji.
Anggito Abimanyu meninggalkan jabatannya sebagai Dirjen PHU pada akhir Mei 2014 lalu karena tersangkut urusan hukum. Abdul Jamil yang kala itu menjabat sebagai Direktur Jenderal Pembinaan Masyarakat Islam (Dirjen Binmas Islam) langsung ditunjuk Presiden SBY sebagai penggantinya.
(bar/rvk)











































