"Kita akan mengerahkan 11 pesawat yang terbagi dalam 207 kloter," kata Direktur Utama PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk Emirsyah Satar kepada wartawan di Kantor Kemenag, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (26/6/2014).
Kata Emir, 1 pesawat cadangan juga sudah disiapkan untuk mengantisipasi. "Karena memang untuk sehari-hari kan sudah ada backup, jadi pintar-pintar mengatur backup saja," jelasnya.
Pada musim Haji 2014 ini, Garuda Indonesia akan menerbangkan sebanyak 83.144 jemaah Indonesia yang tergabung dalam 207 kelompok terbang (kloter) dari 10 embarkasi, yaitu embarkasi Aceh (3.175 jemaah), Medan (6.663 jemaah), Padang (5.959 jemaah), Palembang (5.885 jemaah), Jakarta (10.814 jemaah), Solo (26.546 jemaah), Banjarmasin (4.195 jemaah), Balikpapan (4.284 jemaah), Makassar (11.972 jemaah) dan Lombok (3.651 jemaah).
Sebanyak 11 pesawat yang dioperasikan Garuda Indonesia merupakan pesawat berusia muda yang beberapa di antaranya diproduksi tahun 2013. masing-masing terdiri dari 6 pesawat A33-300 (kapasitas 375 seat), 4 pesawat B-747 (kapasitas 455 seat), serta 1 pesawat B-777 (kapasitas 440 seat).
Garuda Indonesia dan Kemenag menandatangani perjanjian pengangkutan untuk musim Haji 2014 di Kantor Kemenag, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (26/6/2014). Penandatanganan perjanjian tersebut dilaksanakan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar dan Direktur Jenderal Pelaksanaan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, Abdul Djamil.
(bar/trq)











































