"Masa tinggal jemaah haji di Arab Saudi maksimal 39 hari. Tahun-tahun sebelumnya 41 hari," ujar Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Ditjen PHU Kemenag, Ahda Barori, dalam acara MoU antara Kemenag soal pengangkutan jemaah haji di Kemenag, Jl Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (26/6/2014).
Ahda menyebutkan rencana keberangkatan calon jemaah haji kloter pertama tahun ini adalah tanggal 1 September 2014 sedang kloter keberangkatan terakhir adalah tanggal 28 September 2014.
Jemaah haji Indonesia akan diberangkatkan melalui 12 embarkasi dan debarkasi haji yaitu embarkasi Aceh, Medan, Batam, Padang, Palembang, Jakarta, Solo, Surabaya, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar dan Lombok. Keduabelas embarkasi dan debarkasi itu terbagi dalam 371 kloter, lebih sedikit dari tahun 2013 yaitu 385 kloter.
"Sesuai dengan Keputusan Menteri Agama RI No. 87 Tahun 2014 tentang Penunjukan Pelaksana Transportasi Udara Jemaah Haji Indonesia, bahwa PT Garuda Indonesia akan mengangkut jemaah haji asal Embarkasi Aceh, Medan, Padang, Palembang, Jakarta (khusus Provinsi DKI Jakarta dan Lampung), Solo, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar dan Lombok sekitar 83.144 orang. Sementara, untuk Saudi Arabian Airlines akan mengangkut jemaah haji asal Embarkasi Batam, Jakarta (khusus Provinsi Jawa Barat dan Banten) dan Surabaya sekitar 73.911 orang," ujar Ahda.
Kemudian, jemaah haji yang akan mendarat dan terbang melalui Bandara AMAA Madinah yaitu yang berasal dari embarkasi Medan, Batam, Jakarta dan Surabaya. Sementara itu, yang akan mendarat dan terbang melalui Bandara KAIA Jeddah yaitu jemaah dari embarkasi Aceh, Padang, Palembang, Solo, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar dan Lombok.
(dha/nrl)











































