"Kejadiannya siang ini sekitar pukul 13.30 WIB. Api diduga berasal dari lapak barang bekas milik seorang warga bernama Herman," ujar Kasi Humas Polsek Kebayoran Lama, Aiptu Maryanto, dalam keterangannya, Kamis (26/6/2014).
Menurut Maryanto, peristiwa berawal saat seorang saksi bernama Cepuk (55) yang saat itu sedang berada di kamar, melihat kepulan asap di lapak milik Herman. Tak lama dirinya berlari memberitahu warga lainnya bahwa ada api dari lapak tersebut.
"Tak lama sekitar 23 unit Damkar diterjunkan ke lokasi kejadian. Dari penyelidikan sementara, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik," jelasnya.
Karena lokasi kejadian berbatasan langsung dengan wilayah Kebayoran Baru, api kemudian merembet ke Jalan Pandan Raya X, Rt 008 Rw 002, Kelurahan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Total 40 rumah semi permanen di dua kawasan tersebut tak dapat diselamatkan.
Kasubag Humas Polres Jaksel, Kompol Aswin mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa berhati-hati dalam penggunaan listrik. "Jangan menumpuk stop kontak lebih dari tiga, karena hal tersebut kerap memicu kebakaran. Selain itu pemasangan kabel yang digunakan harus sesuai dengan standar PLN dan dipasang oleh ahlinya," kata Aswin.
Hingga saat ini belum diketahui berapa kerugian materil yang diderita warga akibat peristiwa ini.
(rni/mad)











































