Sosok Oknum TNI Pratu H di Mata Juru Parkir Liar Monas

Sosok Oknum TNI Pratu H di Mata Juru Parkir Liar Monas

- detikNews
Kamis, 26 Jun 2014 17:08 WIB
Jakarta - Salah seorang teman Yusri (47), jukir liar di Monas yang dibakar oleh oknum TNI mengungkap perilaku Pratu H. Pratu H dikenal kerap meminta 'jatah preman' pada para jukir liar.

"Kami kenal dia bukan sehari dua hari. Dia sering minta bayar, hampir setiap hari. Malah kalau hari Minggu mintanya nggak cuma sekali," kata pria yang mengenakan kaos warna oranye ini di RS Tarakan, Jl Kiai Caringin, Jakarta Pusat, Kamis (26/6/2014).

Besaran permintaan Pratu H bervariasi. Kadang para jukir liar dimintai uang sebesar Rp 50 ribu hingga Rp 150 ribu. Pada Selasa (26/6) malam itu, Pratu H meminta uang sebesar Rp 150 ribu. Namun ia, Yusri dan jukir lainnya hanya memberi Rp 50 ribu.

"Marah dia. Duitnya disobek. Dia memang suka buat masalah dengan kami, sok kuasa orangnya," tutur pria asal Aceh ini.

Ia yakin Pratu H ini adalah anggota TNI aktif, namun tak bertugas di Monas. Meski demikian, prajurit yang kerap mengenakan seragam loreng khas TNI ini rutin memalak para jukir liar Monas.

Menurutnya, oknum TNI yang kerap memalaknya tak hanya berjumlah 1 orang. Namun ia enggan menyebut berapa banyak oknum TNI itu.

"Kalau yang lain, itu urusan kami. Yang bermasalah dengan kami cuma orang itu saja," ujar pria yang telah 14 tahun menjadi jukir Monas ini.

Salah seorang saksi berinisial FH juga mengatakan hal serupa. FH mengaku kerap memberi 'jatah preman' tak hanya pada Pratu H.

"Kita juga kasih (jatah) yang lain (oknum TNI), mereka santai. Dia (Pratu H) aja yang suka bikin masalah," tuturnya.

Menurut FH, setiap harinya banyak juru parkir liar di kawasan Monas. Jika hari Minggu, jumlah jukir liar ini mencapai 30 orang yang tersebar di berbagai sudut gerbang Monas.

"Dia memang sengak, kena batunya sendiri kan sekarang," tutupnya.

(kff/ndr)


Berita Terkait