"Ada yang 3, 7, 10 (persen). Nah mana yang bisa kita percayain kita tunggu saja tanggal 9 Juli," kata JK di gedung KPK, Jl Rasuna Said, Jakarta, Kamis (26/6/2014).
JK yakin pada akhirnya bisa memenangkan Pilpres bersama Jokowi. Dia yakin 9 Juli nanti rakyat Indonesia akan memilih nomor dua.
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang dipimpin Denny JA kembali merilis hasil survei yang digelar pada 1-9 Juni 2014. Hasilnya, Jokowi-JK masih unggul namun ditempel semakin ketat oleh Prabowo-Hatta.
Responden survei ini berjumlah 2.400 orang yang diwawancara secara tatap muka. Margin error survei ini 2 persen.
Hasilnya, Jokowi-JK memiliki elektabilitas 45%, unggul dari Prabowo-Hatta yang memiliki elektabilitas 38,7%.
Dari persentase tersebut, LSI Denny menyebut masih banyak pemilih galau, yaitu sebesar 32,2%. Angka itu terdiri dari 16,3% pemilih yang belum memutuskan, 8,1% pemilih Jokowi-JK yang masih ragu dan 7,8% pemilih Prabowo-Hatta yang masih ragu.
Prabowo-Hatta disebut berpeluang menyalip Jokowi-JK. Syaratnya, pemilih galau bisa diraih.
(dha/trq)











































