"Itu yang sedang kita dalami, karena keterangan itu perlu dikonfirmasikan juga ke yang bersangkutan (HR)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (27/6/2014).
Rikwanto mengatakan, pendalaman soal motif tersebut akan dilakukan oleh pihak Pomdam Jaya. Namun yang pasti, kata dia, korban dan tukang parkir di kawasan Monas itu ada yang mengkoordinir.
"Yang jelas tukang parkir ini ada yang koordinir. Dari fakta yang ada dari tukang parkir korban ini berikan uang (kepada oknum TNI-red), namun dirasa kurang," jelasnya.
Rikwanto melanjutkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pomdam Jaya untuk penyelidikan kasus tersebut. Sementara polisi telah memeriksa 8 orang saksi terkait kasus tersebut, di antaranya tukang parkir dan pihak sekuriti UPT Monas.
Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan barang bukti 1 botol minuman berisi bensin dan baju warna biru milik korban yang terbakar.
"Hasil koordinasi dengan Pomdam, yang diduga pelaku sudah diamankan di POM Guntur untuk penyidikan. Nantinya akan dilimpahkan kasusnya ke Pomdam Jaya," pungkasnya.
(mei/ndr)











































