Sekitar pukul 14.28 WIB, Kamis (26/6/2014) detikcom mengabadikan suasana Jakarta yang berselimut mendung dari atas helikopter.
Suasana temaram terlihat di kawasan segitiga emas Jl Sudirman - Jl MH Thamrin. Sebagian gedung di sekitar Bundaran HI mulai tak terlihat. Tugu Monas dari kejauhan juga terlihat diselimuti kabut tipis.
Kepala Bidang Peringatan Dini Cuaca BMKG Ahmad Zakir menyebut kehadiran hujan dan angin kencang di tengah musim kemarau ini karena adanya gangguan uap air. Sebagian wilayah Jakarta diprediksi akan mengalami cuaca 'galau' semacam ini hingga September depan.
"Cuacanya jadi 'galau' tapi kalau sudah 1-2 hari (hujan) akan berkurang, nggak tiap hari. Itu karena ada gangguan yang disebabkan tekanan udara yang rendah di selatan sedangkan massa udara juga ke Filipina. Akibatnya massa udara tidak ke utara dan selatan tapi lebih di sekitar Jakarta," kata Zakir kepada detikcom, Kamis (26/6/2014).
Meski cuaca tak menentu, ia menyebut gangguan ini normal. Cuaca seperti ini juga akan terjadi selama bulan Ramadan sehingga Zakir menyebut bulan puasa akan lebih sejuk.
(bil/nrl)











































