Usai Bertemu Anas, Machfud Lapor ke PT AK Urusan DGI Beres

Sidang Hambalang

Usai Bertemu Anas, Machfud Lapor ke PT AK Urusan DGI Beres

- detikNews
Kamis, 26 Jun 2014 14:18 WIB
Jakarta - Mantan Manajer Pemasaran Divisi Konstruksi I PT Adhi Karya, M Arief Taufiqurahman membeberkan peran Anas Urbaningrum untuk mengikutsertakan perusahaannya dalam proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olah Raga Nasional (P3SON) Hambalang.

Dalam proyek ini, Muhammad Nazaruddin menginginkan PT Duta Graha Indah (DGI) untuk menggarap proyek jasa konstruksi. Sebelum proses penawaran lelang, anak buah Nazaruddin, Mindo Rosalina Manulang meminta PT AK mundur.

"Oleh Bu Rosa diminta mundur karena yang diinginkan Bu Rosa, Duta Graha Indah," ujar Arief bersaksi untuk Anas Urbaningrum di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (26/6/2014).

Menurutnya, Rosa menyebut konsorsium perusahaan Nazaruddin telah menggelontorkan duit Rp 20 miliar untuk mendapatkan proyek ini. Permintaan Rosa kemudian disampaikan Arief ke atasannya Teuku Bagus Mokhamad Noor, Kadiv Konstruksi I PT AK.

Saat itu Teuku Bagus langsung menghubungi Machfud Suroso, bos Dutasari Citra Laras yang juga teman dekat Anas. "Meminta bantuan agar Bu Rosa tidak mengganggu kita ikut proyek," sebut Arief.

Untuk memenuhi keinginan Teuku Bagus, Machfud sebut Arief mendatangi rumah Anas di Duren Sawit, Jakarta. "Setelah pertemuan, Pak Machfud datang ke kantor mengatakan sudah berhasil, Pak Arief tenang saja," tutur Arief.

Akhirnya PT AK mengikuti lelang proyek Hambalang dan memenangkannya. PT AK juga mengeluarkan duit sebagai kompensasi atas pengeluaran kubu Nazaruddin. "Waktu itu diganti Rp 10 miliar," kata Arief.

Anas didakwa menerima duit ratusan miliar rupiah dan mobil mewah. Ini diterima Anas dari proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olah Raga Nasional (P3SON) Hambalang dan proyek lainnya yang dibiayai APBN.

Anas menerima Toyota Harrier B 15 AUD Rp 670 juta, 1 unit Toyota Vellfire B 6 AUD Rp 735 juta, kegiatan survei Rp 478 juta, uang Rp 116,5 miliar dan US$ 5,2 juta.

(fdn/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads