"Kegiatan ini untuk memotivasi para pemilih pemula yang terdiri mahasiswa dan pelajar di Purwokerto agar ikut berpartisipasi dalam pilpres yang akan datang," kata Ketua CEPP FISIP Unsoed Bambang Kuncoro, di Gedung Soemardjito, Unsoed Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis (26/6/2014).
Menurut dia, banyak pemilih pemula yang kurang berminat terhadap politik karena mereka menganggapnya sebagai kegiatan kotor dan jahat. Sedangkan jumlah pemilih pemula sangat banyak sehingga sangat strategis untuk diberikan wawasan dan gambaran tentang persoalan-persoalan politik, demokrasi, serta masalah-masalah bangsa.
"Politik itu sesuatu yang mulia, sesuatu yang berkeadilan, politik adalah sebuah cara untuk mengatur negara. Partisipasi pemilih pemula dan muda ini sangat strategis untuk menentukan masa depan bangsa yang akan datang," jelasnya.
Sementara menurut Sekretaris CEPP FISIP Unsoed Ahmad Sabiq mengatakan jika pihaknya mengundang sekitar 500 perserta yang terdiri pelajar dari berbagai sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) di Kabupaten Banyumas dan mahasiswa baru Unsoed yang merupakan kelompok pemilih pemula.
Dalam sosialisasi yang diikuti sekitar 500 peserta yang terdiri pelajar SLTA di Kabupaten Banyumas dan mahasiswa baru Unsoed yang merupakan kelompok pemilih pemula. Mereka juga diajak untuk melakukan diskusi dalam kelompok-kelompok kecil, simulasi pencoblosan, dan deklarasi pemilih muda Indonesia.
"Mereka akan mendiskusikan persoalan-persoalan bangsa, kemudian kami berikan pemahaman yang benar tentang politik. Kami juga berharap mereka akan berpartisipasi secara aktif dalam agenda Pilpres 9 Juli 2014 dengan pertimbangan-pertimbangan yang matang," ujarnya.
Menurut salah seorang peserta sosialisasi, Dila dan Lea mengaku belum pernah mengikuti pemilu dan pada pemilu kali ini merupakan yang pertama kali bagi dirinya.
"Saya baru pertama kali 'nyoblos' dalam Pilpres 2014," kata Dila.
Awalnya dirinya mengaku akan golput dalam pilpres kali ini setelah tidak ada calon presiden yang dianggapnya cocok. Namun karena suara para pemilih pemula sangat berpengaruh dalam masa depan bangsa, dirinya akan ikut nyoblos pada 9 Juli mendatang.
"Sebelumnya pingin golput, karena capresnya tidak ada yang cocok. Tapi karen suara kita berpengaruh terhadap masa depan bangsa makanya insya allah kita akan milih besok," jelasnya.
(arb/ndr)











































