Eks Manajer PT AK Sebut Duit untuk Anas Rp 2,010 M

Sidang Hambalang

Eks Manajer PT AK Sebut Duit untuk Anas Rp 2,010 M

- detikNews
Kamis, 26 Jun 2014 13:43 WIB
Jakarta - Mantan Manajer Pemasaran Divisi Konstruksi I PT Adhi Karya, M Arief Taufiqurahman menyebut total uang yang dikeluarkan perusahaannya untuk Anas Urbaningrum Rp 2,010 miliar. Pengeluaran ini tercatat dalam bon sementara.

Ada 5 bon sementara yang dikeluarkan; pertama bon atas nama Kepala Divisi Konstruksi I PT AK Teuku Bagus sebesar Rp 500 juta.

"Untuk keperluan Anas Urbaningrum," kata jaksa membaca berita acara pemeriksaan (BAP) yang dibenarkan Arief dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (26/6/2014).

Kedua, bon atas nama Arief dengan pengeluaran uang Rp 500 juta pada 19 Mei 2010. Bon ketiga tercatat atas nama Teuku Bagus untuk keperluan Anas dalam Kongres Demokrat.

Keempat, bon sementara dengan nama Arief sebesar Rp 500 juta untuk keperluan proyek Bio Farma. Dan bon kelima, pengeluaran duit Rp 10 juta yang dalam keterangannya ditulis untuk keperluan operasional Teuku Bagus dalam jamuan dan entertaint Anas pada tanggal 6 Desmber 2010.

"Rp 2 miliar 10 juta," ujar Arief menyebut total pengeluaran kas operasional Divisi Konstruksi I PT AK yang tercatat dalam bon sementara.

"Kenapa terdakwa diberi uang Rp 2,010 miliar?" tanya hakim ketua Haswandi. "Sesuai peruntukkan di bon-bon itu. Waktu itu untuk kepentingan suara, kongres. Saya tidak tahu detil kongresnya," jawab Arief.

Hakim Haswandi mencecar maksud pemberian duit ke Anas terkait sejumlah proyek yang dikerjakan PT AK termasuk Hambalang. Menurut Arief pengeluaran tersebut untuk memenuhi permintaan komisaris PT Dutasari Citra Laras, Munadi Herlambang yang mengaku sebagai anggota tim pemenangan Anas di kongres.

Kasir Divisi Konstruksi I PT AK, Henny Susanti membenarkan pengeluaran yang tercatat dalam bon sementara. Tapi menurutnya, peruntukkan uang Rp 10 juta untuk Teuku Bagus. "Untuk entertaint Pak Bagus," sebutnya.

Namun dia menyebut keterangan dalam bon sementara ditujukkan untuk Anas. "Yang nulis Pak Bagus, di situ ditulis entertaint dengan Anas," kata Henny.

Anas didakwa menerima duit ratusan miliar rupiah dan mobil mewah. Ini diterima Anas dari proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olah Raga Nasional (P3SON) Hambalang dan proyek lainnya yang dibiayai APBN.

Anas menerima Toyota Harrier B 15 AUD Rp 670 juta, 1 unit Toyota Vellfire B 6 AUD Rp 735 juta, kegiatan survei Rp 478 juta, uang Rp 116,5 miliar dan US$ 5,2 juta.

(fdn/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads