Bima Arya mengaku sudah mendapat banyak laporan mengenai sertifikat prestasi siluman. "Hari ini saya cek proses verifikasi sertifikat japres (jalur prestasi). Ini modus sejak lama. Biasanya japres ini dimainkam jaringan sekolah, dan penerbit sertifikat," kata Bima kepada detikcom, Kamis (26/6/2014).
Dengan adanya pendaftaran online, kata Bima, saat ini oknum-oknum di sekolah-sekolah tidak bisa main mata seperti yang sebelum-sebelumnya. "Sekarang karena oknum sekolah tidak bisa main, kemungkinan manipulasi ada di instansi yang verifikasi japres. Semalam saya sudah instruksi. Hari ini saya cek langsung di lokasi," tegas Bima.
Bima menilai proses pendaftaran masuk SMAN secara online merupakan langkah yang sangat baik. Ini merupakan perubahan ke arah lebih baik dan banyak didukung masyarakat.
"Tapi tidak semua siap berubah. Harus saya akui secara teknis perlu banyak evaluasi dan perbaikan, tapi faktor non teknis juga kita hadapi. Saya masih banyak dihubungi pihak-pihak yang ccoba titip, ada pejabat, ada tokoh sampai warga biasa," tegas dia.
Pendaftaran sistem online SMAN dan SMKN ini dibuka sejak 14 Juni dan ditutup 27 Juni 2014 di situs http://ppdb.disdikbogor.net. Pengumuman penerimaan akan ditampilkan di website tersebut pada 28 Juni 2014.
Saat mendaftar online, pendaftar harus mengupload surat keterangan hasil ujian nasional (SKHUN). Pendaftar kemudian akan mendapat user dan password untuk mengisi data-data selanjutnya, termasuk data sertifikat japres, serta memilih sekolah yang dituju. Pendaftar dari kota Bogor memiliki dua kali pemilihan, sementara pendaftar di luar Kota Bogor hanya mendapat 1 pilihan.
Saat ini sudah lebih dari 18.000 yang mendaftar, sementara kuota kursi hanya sekitar 3.000-an. Penentuan diterima atau tidaknya didasarkan pada nilai UN murni dan sertifikat japres. Sertifikat japres ini memiliki bobot sesuai ketentuan dan bobot itu bisa ditambahkan pada nilai hasil UN murni. Sertifikat japres yang memiliki bobot adalah sertifikat prestasi di lingkup internasional, nasional, Provinsi, dan kabupaten/kotamadya.
Nah, para pendaftar dengan nilai hasil UN rendah akan diuntungkan dengan penambahan bobot dari sertifikat japres ini. Pemantauan detikcom, dalam tiga hari terakhir hingga H-1 penutupan, muncul daftar-daftar pendaftar yang memiliki sertifikat japres dengan bobot tinggi.
Para pendaftar dengan sertifikat japres ini muncul terutama di SMAN-SMAN favorit seperti SMAN1, SMAN3, dan SMAN5. Memang, sebagian pemilik sertifikat japres memiliki nilai hasil UN yang cukup tinggi. Namun, banyak juga pendaftar dengan nilai hasil UN sedang-sedang saja, karena memiliki sertifikat japres akhirnya melompat ke ranking 30 besar. Akibat ditendang oleh pemegang sertifikat japres ini, sebagian pendaftar dengan nilai hasil UN tinggi, sekitar 35,0 dan 35,5 (rata-rata nilai UN 9) akhirnya terancam tidak lolos.
Beredar informasi, bahwa sertifikat japres ini dipermainkan. Dugaan permainan sertifikasi japres ini dibahas oleh para orangtua yang resah, karena anaknya terancam tidak bisa masuk SMAN favorit.
Di awal-awal pendaftaran, situs PPDB sempat mengalami stuck, sehingga sempat juga para orangtua komplain ke Dinas Pendidikan Kota Bogor. Namun, Walikota Bima Arya menjadikan masalah ini sebagai prioritas dan melakukan tindakan cepat dan mengkoordinasikan dengan baik. Saat ini website ini cukup stabil, meski masih agak lambat dibuka.
(mad/ndr)











































