"Untuk daerah yang kita sudah unggul akan kita pertahankan, untuk yang belum unggul ya akan kita kejar terus. Kita sih berharap bisa unggul sekitar 5 persen," kata Jazuli di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (26/6/2014).
Jazuli mengakui bahwa sebelumnya elektabilitas Prabowo tertinggal jauh dari Jokowi. Namun sejak penetapan oleh KPU, elektabilitas Prabowo merangkak naik.
"Artinya kan trennya naik terus, dan sekarang ini bisa berimbang dan saya berharap mudah-mudahan ya terus tren Prabowo-Hatta ini naik terus. Kemudian nanti pada tanggal 9 Juli rakyat bener-bener menjatuhkan pilihan ke Prabowo-Hatta secara mayoritas," imbuh anggota Majelis Syuro PKS ini.
Dia menyebutkan bahwa Prabowo unggul di beberapa provinsi menurut survei internal. Hasil itu kemudian menjadi rujukan dalam membuat strategi.
"Nggak boleh dibocorin (strateginya), kan namanya juga jurus. Kalau kalian lihat film China itu kan kalau sudah keteter itu kan jurusnya kan jurus mabok," pungkas dia.
(bpn/trq)











































