Poempida Hidayatulloh: Ide Jokowi Soal Drone itu Murah

Poempida Hidayatulloh: Ide Jokowi Soal Drone itu Murah

- detikNews
Kamis, 26 Jun 2014 12:45 WIB
Poempida Hidayatulloh: Ide Jokowi Soal Drone itu Murah
Poempida di acara AMRI (Foto: Resty/detikcom)
Jakarta - Ide capres Joko Widodo (Jokowi) tentang pesawat tanpa awak (drone) dianggap efektif dan efisien untuk menjaga sumber daya alam Indonesia. Kader Golkar yang baru saja dipecat karena mendukung pasangan Jokowi-JK, Poempida Hidayatulloh, menyebut pembelian drone itu murah.

"Kalau yang sesuai dengan kebutuhan Indonesia dan sesuai dengan visi misi Jokowi soal sumber daya alam itu drone yang cocok menurut saya yang harganya US$ 4 juta," kata Poempida usai dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pakar Angkatan Muda Restorasi Indonesia (AMRI), di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (26//6/2014).

"Nah US$ 4 juta itu kan berarti Rp 40 miliar. Jika kita beli 100 drone berarti butuh Rp 4 triliun, itu murah. Jika dibandingkan dengan kebocoran illegal fishing sebesar Rp 300 triliun per tahun," sambungnya.

Selain itu, Poempida juga mengatakan kebijakan soal drone itu juga bisa digunakan untuk kepentingan spying atau mata-mata di daerah perbatasan. Hal ini digunakan agar kekayaan alam Indonesia tidak dijarah negara lain.

"Kebijakan Jokowi-JK relevan, misalnya drone, saya kira drone itu bisa dipakai untuk spying, agar menjaga jangan sampai ada illegal logging, illegal fishing, illegal mining, dan mencegah human trafficking," kata Poempida.

Ide drone Jokowi mencuat dalam debat capres ketiga pada Minggu (22/6/2014). Moderator debat Prof Hikmahanto Juwana saat itu menanyakan kepada capres Joko Widodo soal langkahnya melindungi sumber daya alam dan program modernisasi alutsista. Jokowi menjawab kedua pertanyaan itu dengan solusi: drone atau pesawat tanpa awak.


(dha/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads