"Kostum Dhani Ahmad dalam video kampanye Prabowo-Hatta sangat merisaukan dan mempermalukan bangsa," kata koordinator Relawan Merah Putih pendukung Jokowi-JK, Charles Honoris dalam keterangannya, Kamis (26/6/2014).
Charles menjelaskan, penggunaan atribut Nazi tidak bisa sembarangan. Bahkan, di beberapa negara di Eropa, penggunaan atribu berbau Nazi di muka umum dilarang.
"Asal diketahui, negara-negara di Eropa melarang penggunaan atribut-atribut Nazi di muka umum karena keterlibatan Nazi dalam pembantaian manusia dengan cara-cara yang tidak manusiawi pada perang dunia ke-2," jelasnya.
Seharusnya, sebagai public figure, Dhani bisa lebih menata penampilannya. Apalagi, setiap penampilan pentolan Dewa 19 itu akan dilihat para penggemarnya.
"Ahmad Dhani seharusnya lebih peka mengenai hal ini. Apakah dia menganggap pelanggaran HAM dan pembantaian massal sebagai hal yang biasa-biasa saja?" tegasnya.
(kha/rna)










































