"Biaya operasi bukan dari oknum, bukan dari pemerintah juga, keluarga korban belum tahu. Kita juga lagi cari dana itu," kata kerabat Yusri berinisial FH, saat ditemui di RS Tarakan, Rabu (25/6/2014) malam.
Yusri yang mengalami luka bakar lebih dari 50 persen itu menjalani operasi dari pukul 13.00 hingga 18.30 WIB hari ini. Kini Yusri menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS Tarakan, Jakarta Pusat.
"Biayanya Rp 5 juta per 24 jam. Kita masih cari-cari orang yang bisa sediain dana," tutur FH.
Diduga pelaku pembakaran Yusri adalah seorang oknum TNI. Namun pihak kepolisian masih melakukan penyidikan terkait kasus ini.
(rna/kha)











































