Bima Arya Blusukan Cek Server Penerimaan Murid via Online di Kota Bogor

Bima Arya Blusukan Cek Server Penerimaan Murid via Online di Kota Bogor

- detikNews
Rabu, 25 Jun 2014 19:38 WIB
Bima Arya Blusukan Cek Server Penerimaan Murid via Online di Kota Bogor
Bogor - Web/situs milik Pemerintah Kota Bogor untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) via online untuk SMAN/SMKN di Kota Bogor, hingga kini masih mengalami masalah. Calon siswa dan orangtua murid yang hendak mendaftar dan menyerahkan persyaratan pendaftaran melalui online, tidak bisa mengakses web/situs milik Pemerintah Kota Bogor tersebut.

Calon siswa SMAN/SMKN Kota Bogor yang sudah terdaftar, mengaku khawatir kalau dirinya dianggap mengundurkan diri karena belum menyerahkan (upload) persyaratan melalui Web/Situs tersebut. Sementara pendaftaran via online, akan ditutup pada tanggal 27 Juni mendatang.

Kurniawati (45), misalnya. Warga Kota Bogor ini mengaku sudah sejak seminggu lalu mencoba mengakses Web PPDB milik Pemkot Bogor.

"Anak saya sudah terdaftar sejak lima hari lalu, sudah punya pasword, tapi tetep saja kita ngga bisa akses situsnya. Kita kan mau upload persyaratan dan berkas-berkas yang diminta untuk pendaftaran," kata Kurniawati, Rabu (25/6).

"Padahal itu karena webnya ngga bisa dibuka. Kalau lancar (Web,red), pasti (persyaratan) sudah beres dari kemarin. Makanya saya langsung datang ke sini (Disdik Kota Bogor,red). Mau tanya solusinya gimana," kata Kurniawati yang datang bersama anaknya.

Sementara itu Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto yang blusukan meninjau lokasi server mengatakan, situs PPDB sulit diakses karena server mengalami overload. Namun kini, pihaknya sudah memperbaiki server situs PPDB agar bisa kembali diakses warga.

"Server sudah kita perbaiki dan sudah dapat diakses," kata Bima Arya saat ditemui di kantor Disdik Kota Bogor, Jalan Pajajaran, Kota Bogor.

Sementara untuk calon siswa yang kurang mengerti cara mendaftar melaui online, menurut Bima, pihak Disdik Kota Bogor sudah menyiapkan petugas yang melayani dan membantu warga yang ingin mendaftarkan anaknya ke SMAN dan SMKN di Kota Bogor.

"Ada petugas yang bersiaga setiap hari di kantor Disdik. Warga bisa datang langsung," katanya.

Bima Arya Sugiarto memastikan tidak adanya kecurangan. Terkait gangguan, Bima mengakui adanya kelemahan dalam sistem ini. Seperti kapasitas server yang kurang dan adanya gangguan hacker.

"Kita sudah rapatkan dan akan segera memanggil vendor terkait server. Kalau masalah gangguan lain, kita menemukan adanya jejak hacker yang jahil," kata Bima Arya.

Bima mengatakan, saat ini total jumlah calon siswa SMAN/SMKN yang telah mendaftar melalui Online berjumlah Total 18274 sementara kuota yang tersedia untuk SMAN/SMKN Kota Bogor hanya 3900 kursi.
"Pendaftar tidak hanya dari Kota, tapi dari Kabupaten (Bogor) juga. Total pendaftar untuk SMAN dan SMKN sudah 18274 sementara kuota hanya 3900, SMA 2880 dan SMK 1920. Bandingannya 1:32, jadi persaingannya memang ketat sekali," kata Bima.

(mad/ndr)


Berita Terkait