Dalam jumpa pers di Kemenpora, Senayan, Jaksel, Rabu (25/6/2014), Roy sempat mengutip beberapa isi BBM Ahok. Terutama setelah somasi pertama dilayangkan.
"Setelah menerima (somasi) ini dia BBM: 'bro kenapa saya disomasi?'" kata Roy menirukan isi BBM Ahok.
Usai menerima BBM Ahok, Roy mengaku membalasnya dengan kalimat: "iya karena kami belum menerima surat itu".
Ahok pun lalu merespons lagi dengan kalimat: "Itu salahnya Ratiyono bro (Kepala Dinas Olahraga DKI)."
Bagi Roy, jawaban Ahok tidak relevan, karena somasi yang dilayangkan sifatnya formal, namun dijawab secara personal. Karena itu, dia mengirim lagi somasi kedua, hingga ketiga. Lalu, dia juga mengkritik Ahok karena menyalahkan anak buahnya. "Itu childish," imbuh Roy.
Dalam wawancara sebelumnya, Ahok sempat berujar masalah dengan Roy sudah selesai lewat BBM. Namun rupanya bagi Roy, belum. Dia masih tetap mengirim somasi hingga tiga kali dan menuntut kata maaf. Berikut isi percakapan versi Ahok:
"Aku baik-baik aja sama dia. Aku malah BBM dia. Aku bilang gini. Ini aku bilang 'bro kenapa somasi saya? Tidak pernah saya komentar Menpora hambat pembangunan MRT. Saya hanya bilang sertifikatnya yang belum diserahkan ke Kemenpora kalau sudah diverifikasi, langsung diserahkan Kemenpora rekomendasinya," kata Ahok sambil menunjukkan percakapan bbmnya dengan Roy Suryo.
"Aku kirim ke dia beritanya. Beliau bilang 'ya bro, kita saling koreksi saja. Staf hukum Kemenpora yang menyarankan demikian (untuk mensomasi). (berarti) Ini kan staf hukumnya. Intinya pemberitaan kompas sebelumnya di halaman 1 sangat menyudutkan Kemenpora. Sampai-sampai syarat-syarat sudah dipenuhi padahal faktanya baru tadi pagi (diserahkan ke Kemenpora). Aku juga nggak bilang begitu. Siapa yang bilang. Ini (berita) yang dikirimkan (ada nama Kadis Diorda) Ratiyono. Mungkin Ratiyono nih yang bilang," urainya lagi.
(mad/ndr)











































