Kata Roy, komentar-komentar Ahok di berbagai media massa lari dari substansi, bahkan menjurus menyerang pribadi. Ia pun menilai sikap Ahok sangat kekanak-kanakan.
"Hari ini telah beredar statement-statement yang sangat liar, sangat tidak bertanggung jawab dari seseorang yang sedang mengampu jabatan selaku Plt Gubernur DKI Jakarta yaitu saudara Basuki Tjahja Purnama atau yang sering kita sebut Ahok," ujar Roy.
Hal tersebut diungkapkan Roy dalam jumpa pers di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/6/2014) sore.
"Stamentnya (Ahok) bersifat sangat tendensius, lebih bersifat pribadi dan cenderung childish atau kekanak-kanakan," Sambung Roy.
Roy mengatakan, sebenarnya dirinya tidak ingin menyikapi terlalu jauh. Ia menilai polemik yang terjadi sebenarnya karena adanya ketidakpahaman Pemprov DKI Jakarta yang malah dituduhkan ke Kemenpora.
"Saya melihat saudara Ahok menarik-narik persoalan ini kepada persoalan pribadi. Bahkan dalam salah satu tayangan nanti malam, dia menyinggung soal DPR, caleg. Saya kira ini sangat tidak tepat. Menunjukan dia sangat kekanak-kanakan," ucap Roy.
"Ahok orang yang belum bisa baca atau bahkan tidak paham aturan, terutama aturan birokrasi antar pemerintahan. Apa yang dia lakukan sama sekali di luar kepatutan, dia tidak pernah membaca atau tidak pernah mendapat laporan sejujurnya terlebih dahulu, namun sudah langsung bilang ke masyarakat. Dengan kata lain, dia dalam bahasa anak muda omdo, omong doang!" ujar Roy dengan nada tegas.
Perang komentar antara Ahok dan Roy memang sudah terjadi beberapa hari belakangan. Sejumlah pihak sudah mendesak agar mereka berdamai karena tidak baik untuk kinerja pemerintahan. Namun sepertinya belum akan terjadi dalam waktu dekat ini.
(bar/mad)











































