Keterangan dihimpun detikcom, api berkobar sejak pukul 14.45 WITA. Kepulan asap hitam pekat terlihat di sekitar pelafon rumah dinas Korem 091 Aji Suryanatakesuma. Kontan kepulan asap itu bikin warga sekitar panik.
"Kejadiannya cepat, asap mengepul di atas (bagian plafon). Saya sempat teriak-teriak api, kebakaran," kata salah seorang saksi mata warga setempat, Slamet (57), kepada wartawan di lokasi kejadian.
Menurut Slamet, saat kejadian, kedua rumah itu dalam keadaan kosong sehingga api berkobar dengan cepat ditambah angin yang bertiup kencang di lokasi kejadian. Warga pun berjibaku berupaya memadamkan bersama dengan 15 unit mobil pemadam dari berbagai instansi di Samarinda.
"Kepulan asap di sekitar plafon, setelah di bawah terbakar, ada suara letupan. Rumahnya lagi kosong, orangnya lagi kerja," ujar Slamet.
Komandan Korem 091 Aji Suryanatakesuma Brigjen TNI Nono Suharsono terlihat terjun langsung ke lokasi. Kepada wartawan dia mengatakan, kedua rumah dinas TNI AD itu dihuni 2 anggota Korem 091 Aji Suryanatakesuma, Mayor Thohar dan Mayor Aji.
"Dua rumah dinas ditempati anggota Korem Mayor Aji dan Mayor Thohar," kata Nono.
Nono belum tahu pasti penyebab terjadi kobaran api. Namun menurut dia, saat api berkobar, rumah dalam keadaan kosong. Nono memastikan tidak ada korban dalam musibah tersebut.
"Rumahnya dalam keadaan kosong. Memang ada anaknya tapi saat kejadian, lagi berada di luar rumah. Tidak, tidak ada korban," terang Nono.
"Penyebabnya belum tahu pasti. Mudah-mudahan akan segera diketahui melalui penyelidikan (kepolisian) nanti. Kita tunggu saja ya," tegasnya.
Warga di sekitar lokasi yang dibuat panik, sempat mengamankan barang-barang mereka. Akhirnya kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.20 WITA.
(mpr/mpr)











































