Intel di Aceh Akan Didampingi 12 Perwira Ahli Psikologi

Intel di Aceh Akan Didampingi 12 Perwira Ahli Psikologi

- detikNews
Jumat, 24 Des 2004 14:24 WIB
Jakarta - Dalam waktu dekat satgas intelijen yang akan dikirim ke Darurat Sipil II di Nangroe Aceh Darussalam (NAD) akan dibekali 12 perwira ahli psikologi.Perwira ahli ini bertugas melakukan penggalangan, sehingga dapat mereduksi kekuatan gerakan separatis, sehingga dengan sadar mereka bisa kembali ke NKRI.Demikian diungkapkan Penanggungjawab Operasi Penyelidikan dan Pemulihan Keamanan DARSIP II Haryadi di Kantor Menkopolhukam, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat, (24/12/2004).Saat ini, kata Haryadi, sedang dipersiapkan satgas yang berkualitas untuk dikirimkan ke Aceh. Persiapan ini dilakukan di Bogor dan sekarang telah dalam proses penyaringan, sehingga intelijen-intelijen yang dikirim ke Aceh diharapkan benar-benar berkualitas.Menurut Haryadi, hal lain yang perlu dipahami tugas intelijen di sana, selain melakukan penyidikan juga untuk mengetahui titik-titik GAM dan tokoh GAM berada. Intelijen juga dituntut untuk mempengaruhi simpatisan GAM untuk menyerah."Tetapi terhadap tokoh-tokoh GAM tentu harus kita cari karena bagaimana pun tokoh-tokoh GAM ini masih sulit dicari, malah sampai sekarang masih banyak pucuk pimpinan GAM yang belum ditangkap," ujarnya.Haryadi menambahkan, Mabes TNI berusaha mereduksi kekuatan GAM sampai pada titik yang tidak membahayakan bagi NKRI atau pun bagi masyarakat Aceh."Kekuatan intelijen yang diminta oleh Panglima Komando Operasi Penyelidikan dan Pemulihan Keamanan sebanyak 750 orang. Tetapi pertimbangan personel yang akan kita kirim disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan dan luas wilayah NAD," kata dia. (umi/)


Berita Terkait