Kejadian ini dibenarkan oleh Alan Pusung, Humas PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara. "Betul, kejadiannya pukul 09.00 Wita," tutur Alan saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (25/6/2014).
Alan mengatakan tas bagasi penumpang Lion Air Manado-Jakarta itu dalam keadaan digembok. Namun dengan teknik tertentu, petugas bagasi Lion Air yang diketahui bernama Anwar Maku itu bisa membuka tas.
"Tasnya ada gemboknya. Mungkin yang dicari barang berharga namun karena tidak ada (barang berharga), dia ambil topi," tutur Alan.
Petugas keamanan Bandara Sam Ratulangi memergoki aksi Anwar Maku melalui CCTV. Anwar langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Bandara.
"Dia (Anwar) sudah 2 tahun di situ (menjadi petugas bagasi Lion Air)," tuturnya.
Pihak AP I Bandara Sam Ratulangi, imbuh Alan, juga baru sekali ini mendapati pencuri bagasi. "Manado bandara paling ujung. Pesawatnya biasanya transit di Makassar, Surabaya dan Jakarta. Kalau ada bagasi hilang mau dilacak ke mana itu, ada 3 bandara," tuturnya.
Alan mengimbau penumpang tak menaruh barang berharga dalam tas yang dibagasikan. "Kalau mau aman, di-wrapping plastik saja sekalian," imbaunya.
(nwk/nrl)











































