Awalnya Sartono sedang menyapu jalan di kawasan Casablanca. Ketika jam menujukkan pukul 08.30 WIB ada yang berteriak bahwa ada kambing yang lepas. "Saya lihat kambingnya berlari ke Jl Rasuna Said arah ke Mampang," kata Sartono kepada detikcom di halte busway Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (25/6/2014) siang.
Pria asal Tegal ini bersama empat rekannya kemudian bersama-sama mengejar kambing ini. Mereka berlari di sepanjang Jalan Rasuna Said. Namun rekan-rekannya lelah dan kemudian berhenti mengejar. Hanya Sartono saja yang kemudian terus mengejar kambing ini.
"Saya kejar dari pukul 08.30 WIB dan baru pukul 10.00 WIB bisa ketangkep," katanya.
Kambing yang dikejar Sartono nyaris lolos. Namun kemacetan lalu lintas di Jalan Rasuna Said membuat kambing ini kesulitan berlari. Sartono kemudian bisa meringkus kambing ini di dekat perempatan Kuningan.
"Saya meringkusnya pakai tangan kosong saja," kata pria yang sehari-hari tinggal di Warung Buncit ini.
Sartono kemudian membeli tali plastik dan mencari rumput untuk memberi makan kambing ini. Dengan tali plastik, dia mengikatkan kambing ini di halte busway Kuningan Barat. "Kalau tidak ada yang punya, saya ingin pelihara kambing ini biar jadi banyak," kata pria yang merantau ke Jakarta sejak usia 10 tahun ini.
Nantinya Sartono akan menitipkan kambing ini di lahan kosong yang ada di Mampang. Hal ini disebabkan dia khawatir kambing ini akan hilang kalau dibawa ke kontrakannya. "Kalau dibawa ke kontrakan nanti hilang. Kalau yang punya datang nanti malah repot," katanya.
(nal/nrl)










































