"Iya betul ruangan saya dibobol dari atas tadi malam. Tapi saya belum tahu persis kronologisnya," kata Fadli ketika dihubungi, Rabu (25/6/2014).
Fadli menuturkan bahwa pembobolan itu hanya terjadi di ruangannya saja. Ia belum mengetahui kerusakan atau barang apa saja yang menghilang.
"Masih diperiksa," ucapnya.
Waketum Gerindra ini menyebut aksi pembobolan ini sebagai teror. Fadli merasa diintimidasi oleh pihak lawan.
"Ini usaha teror dan intimidasi dari pihak yang tidak menginginkan Prabowo-Hatta menang," ujarnya.
(imk/trq)










































