Muchdi Pr Akan Buka-bukaan Soal DKP, Kubu Prabowo: Tak Ada Fakta Baru

Muchdi Pr Akan Buka-bukaan Soal DKP, Kubu Prabowo: Tak Ada Fakta Baru

- detikNews
Rabu, 25 Jun 2014 12:31 WIB
Muchdi Pr Akan Buka-bukaan Soal DKP, Kubu Prabowo: Tak Ada Fakta Baru
Jakarta - Mayjen (Purn) Muchdi Purwoprandjono yang berada di kubu Jokowi-JK bakal buka suara soal surat Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang merekomendasikan pemecatan baru. Sekretaris Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Fadli Zon yakin bahwa tak ada fakta baru yang bisa disampaikan oleh Muchdi.

"Saya rasa tidak ada fakta baru. Lihat saja apa yang disampaikan. Ini suasana politik. Yang disampaikan tidak lepas dari kepentingan politik jangka pendek," kata Fadli ketika dihubungi, Rabu (25/6/2014).

Fadli belum tahu apa yang akan diungkap oleh Muchdi namun menurutnya hal itu tidak akan bebrdampal banyak. Kubunya meyakini bahwa DKP tidak berkekuatan hukum dan tidak berkewenangan menghentikan orang.

"Saya tidak tahu apa yang akan disampaikan tapi DKP kan sudah jelas tidak punya kekuatan hukuman apapun. Proses internal, tidak punya wewenang memberhentikan orang. Pembentukan DKP di tahun 1998 tidak sesuai dengan hukum di internal militer sendiri. DKP hanya untuk pamen (perwira menengah) bukan pati (perwira tinggi)," ucap Waketum Gerindra ini.

Aksi buka-bukaan Muchdi akan dilakukan siang ini di Hotel Intercontinental, Jakarta. Muchdi PR tahu banyak soal kasus penculikan aktivis dan sidang DKP. Muchdi pernah diperiksa bersama Letjen Prabowo Subianto dan Kolonel Chairawan oleh Dewan Kehormatan Perwira yang dibentuk oleh Pangab Wiranto tahun 2008 silam.

Saat Prabowo Subianto direkomendasikan diberhentikan dengan hormat dari ABRI, Muchdi Pr dan Chairawan dibebaskan dari semua tugas dan jabatan struktural di ABRI. Mereka terkena sanksi sehubungan kasus penculikan yang dilakukan oleh Tim Mawar antara bulan Februari 1998 sampai Maret 1998.

Saat ini Muchdi Pr masuk dalam barisan jenderal di balik Jokowi-JK. Muchdi masuk Relawan Matahari Indonesia. Ketua Umum Tapak Suci Muhammadiyah ini juga telah menegaskan dukungan ke Jokowi-JK.

(van/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads