"Densus masuk ke dalam sekitar pukul 16.30 WIB, posisi saya di luar rumah pelaku. Pintu nggak didobrak karena enggak dikunci. Polisi langsung masuk dan menyisir rumah, pelaku ngumpet di kamar mandi," jelas Cecep yang di lokasi, Cipayung, Selasa (24/6/2014).
Menurut Cecep, setelah berhasil mengamankan Muri yang sudah dipantau selama seminggu ini, anggota Densus langsung menggeledah seisi rumah. Polisi pun menyita sejumlah barang bukti yang disimpan ke dalam satu buah kardus.
"Ada 2 laptop, buku, buku tabungan, pipa, senapan angin dan lain-lain," kata Cecep menceritakan apa yang berhasil ia lihat dari kardus yang disita polisi tersebut.
Muri saat dibawa keluar dari rumahnya oleh anggota Densus 88 disebut Cecep hanya mengenakan kaos oblong. Kepala Muri pun tak terlihat karena ditutup dengan selembar kain.
Sekitar 15 orang anggota Densus 88 bersama kepolisian dari Polsek setempat menggerebek Muri sore tadi. Dari penyisiran, polisi menyita sejumlah barang bukti seperti Buku Jihad, pipa ukuran 2 inci sepanjang 15 cm yang diikat menjadi satu dengan gulungan kabel. Juga ada senapan angin yang telah dipreteli dan alat kejut listrik.
(ear/mok)











































