Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo mengungkapkan hal itu kepada detikcom, Selasa (24/6/2014) malam di Pekanbaru. Dia menjelaskan, operasi Karhutla ini digelar Polres Rohil karena berdasarkan pantauan satelit terdekteksi titik panas. Dari sana tim Reskrim melakukan pelacakan adanya areal yang terbakar.
Hasil pelacakan, diketahui di Desa Pedamaran, Kecamatan Pekaitan ditemukan adanya lahan yang terbakar. Setelah diselidiki, siang tadi ternyata di lokasi tersebut diketahui bernama Amat Zupri (27), tengah melakukan aktivitas pembakaran lahan.
"Caranya, Amat sengaja mengumpulkan kayu kering dan ditumpuk selanjutnya dibakar di lahan yang akan dijadikan perkebunan. Tumpukan kayu tersebut sengaja ditebar di beberapa tempat," kata Guntur.
Setelah Amat dimintai keterangan, dia mengaku hanya sebagai pekerja di lapangan. Sedangkan lahannya milik majikannya bernama Zulkifli (46).
Sore hari tadi, pihak kepolisian melacak keberadaan Zulkifli yang menyuruh Amat membakar lahannya. Sore itu juga pemilik lahan langsung diamankan tim. Dia ditangkap saat berada di Bagansiapiapi ibukota Rohil.
"Kini keduanya tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Rohil. Sedangkan barang bukti yang disita pihak kepolisian di antaranya, kayu bekas bakaran dan mancis," kata Guntur.
(cha/mok)










































