"Bagus. Saya brpikir lagi coba bandingin, BPK audit itu kali ini lebih teliti. Selama ini kalau di PU hanya audit kontraknya dll-nya, kali ini BPK teliti sampai audit Pergub-nya, honornya. Honornya bendahara itu nggak boleh diambil. Berarti BPK auditnya luar biasa, yang dulu-dulu nggak pernah dia temukan, nggak pernah periksa sekarang ditemukan," terang Ahok di balai kota DKI, Jakarta, Selasa (24/6/2014).
Ahok juga menyampaikan terima kasih atas penilaian jujur BPK. "Saya senang BPK lakukan itu, berterimakasih. Saya harap, makin teliti maka makin bersih," jelas Ahok.
Ketika BPK teliti dan detil, maka PNS yang menggunakan dana negara akan semakin hati-hati jangan sampai terjebak korupsi.
"Pegawai-pegawai PNS yang main itu bisa ketahuan dari hasil audit. Dan ini ke depan, akan jadi standar audit seluruh Indonesia. Kalau nanti sampai ada daerah lain bisa dapat WTP yang diauditnya kurang terperinci seperti DKI berarti itu harus ditanya BPK-nya kenapa tidak rinci? Ini awal yang baik. Makanya saya senang, DKI bisa menjadi model untuk seluruh Indonesia," tutupnya.
(ros/ndr)











































