"Tabloid Obor Rakyat itu isinya fitnah, menyinggung SARA, tidak baik untuk pembangunan demokrasi dan rakyat kita, ada unsur pidana di situ, saya ini juga mantan polisi, jadi saya meminta pada aparat kepolisian harus bisa tegas dan cepat memproses pembuatnya," ujar politisi PDIP dalam acara pengukuhan Relawan Sahabat Rakyat, di aula Danny Pomanto, jalan Amirullah, Makassar, selasa (24/6).
Menurut mantan ajudan Presiden Soekarno ini, peredaran tabloid Obor Rakyat merupakan bentuk persaingan yang tidak sehat dari kompetitor pasangan Jokowi-JK.
"Kalau kita bersaing, bersaing secara bersih dan cerdas, tidak memfitnah, tidak menjelek-jelekkan orang, tidak bawa-bawa isu agama," pungkas politisi gaek berusia 78 tahun ini.
(mna/ndr)











































