"Asumsinya (kenaikan) 15 persen," ujar Kepala Seksi Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Sudin Sosial Jaksel, Miftahul Huda dalam rilis, Selasa (24/6/2014).
Menurut Miftahul, pengemis akan datang dari Indramayu, Brebes dan Karawang. Sementara pengemis tunanetra yang datang berasal dari Cianjur.
Miftahul menambahkan, pihaknya siap menghadapi pengemis bersama dengan Kepolisian dan Dishub. Sejak Januari-Juni 2014, pihaknya telah menjaring pengemis yakni 393 orang. Sementara total orang yang ditertibkan hingga Juni 2014 yakni 1.422 orang.
"Mereka yang ditertibkan antara lain gelandangan, pemulung, anak jalanan, PSK, pengamen, penderita cacat, joki 3 in 1, pedagang asongan, pengelap mobil dan penderita kusta," tutur Miftahul. Untuk mengatasi hal ini, Sudin Sosial siap bersinergi dengan satpol PP, Kepolisian dan Dinas Perhubungan.
(nik/nrl)










































