Gagal Jadi Ketua, Kini Ruhut Malah Didepak dari Komisi III

Gagal Jadi Ketua, Kini Ruhut Malah Didepak dari Komisi III

- detikNews
Selasa, 24 Jun 2014 13:52 WIB
Gagal Jadi Ketua, Kini Ruhut Malah Didepak dari Komisi III
Jakarta - Ruhut Sitompul pernah diusulkan Ketua FPD DPR Nurhayati Ali Assegaf menjadi Ketua Komisi III DPR. Namun kini Nurhayati juga yang mendepak Ruhut dari Komisi III DPR.

Nurhayati mendepak Ruhut dari Komisi III karena mendukung Jokowi-JK dengan membawa nama-nama SBY. Apalagi Ruhut menyerang Nurhayati secara pribadi dengan menyebut 'mak lampir' sampai 'arab'. Rupanya kali ini Nurhayati tak ingin bermain peringatan dengan Ruhut dan langsung mengambil tindakan.

"Saya pindahkan dari Komisi III ke Komisi VI DPR. Ini adalah wewenang Ketua Fraksi, sebagaimana yang lalu, saya keluarkan dia dari Baleg," ujar Nurhayati mengumumkan sanksi untuk Ruhut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/6/2014).

Ruhut sebenarnya sudah pernah mendapat peringatan keras dari Nurhayati gara-gara terus meminta Anas Urbaningrum, yang kala itu masih menjadi Ketua Umum PD, untuk mundur. Diingatkan Nurhayati, Ruhut kala itu malah menantang. Tak hanya menantang, Ruhut bahkan mengungkit bahwa Ketua Fraksi yang kala itu belum jadi Waketum PD tak akan mampu mengangkat citra PD.

"Siapa pun itu, Anas, Ruhut, Saan, Nenek Lampir itu tak bisa menaikkan polling Demokrat. Hanya tokoh SBY yang bisa membesarkan partai," kata Ruhut dalam dialektika 'Saling Sandera Parpol' di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (5/7/2012) lalu.

Kala itu Nurhayati tak memberi sanksi apa-apa untuk Ruhut. Apalagi tak lama kemudian Anas Urbaningrum benar-benar ditahan KPK karena kasus Hambalang. Perselisihan Ruhut dan Nurhayati pun mereda saat Nurhayati menjalankan amanah DPP PD untuk memasukkan nama Ruhut sebagai Ketua Komisi III DPR.

Ruhut pun menyebut Nurhayati sebagai 'ibu cantik jelita' saat diajukan oleh FPD sebagai Ketua Komisi III DPR. Namun mimpi Ruhut menjadi Ketua Komisi III tinggal kenangan saat sejumlah anggota komisi hukum itu menolak kepemimpinan Ruhut.

Kabarnya ada sejumlah elite PD termasuk Nurhayati yang tak mau Ruhut jadi Ketua Komisi III DPR. Hubungan Ruhut dan Nurhayati pun kembali renggang. Setelah lama tak terdengar adu mulut di media, kini Ruhut dan Nurhayati terjebak adu mulut kembali lantaran beda pilihan ke Jokowi dan Prabowo. Nah kali ini Nurhayati benar-benar mendepak Ruhut dari Komisi III DPR. Kini Ruhut tak hanya gagal jadi ketua, tapi juga dipindahkan dari Komisi III DPR.

Namun Ruhut tak menyerah begitu saja. Ruhut pun tetap pada tekad mendukung Jokowi-JK. Ruhut merasa sudah mendapat restu SBY untuk mendukung capres nomor urut dua itu. Lalu siapa yang bakal menang di akhir pertarungan ini, apakah Nurhayati dengan pilihan ke Prabowo, ataukah Ruhut yang dianggap membangkang karena mendukung Jokowi-JK?

(van/trq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads