Bagi Akbar pemecatan Nusron Wahid, Agus Gumiwang, dan Poempida Hidayatullah sudah semestinya dilakukan karena ketiga dinilai telah melakukan pelanggaran besar.
"Mereka kan sudah menyatakan secara terbuka tidak mendukung capres pilihan Golkar dan bahkan juga menantang partainya sendiri," kata Akbar saat dihubungi detikcom, Selasa (24/6).
Akbar menyebutkan ketiganya pernah menantang yaitu menyatakan tidak takut dipecat oleh Golkar. "Itu kan sama saja menantang, maka diambil tindakan tegas itu, pemberhentian," ujar Akbar.
Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini menegaskan pemecatan tersebut sudah sewajarnya dilakukan karena untuk menegakkan aturan dan marwah partai. Apabila ada kader yang tidak sejalan atau tidak mendukung hal yang menjadi cita-cita partai maka dijatuhi sanksi.
"Sanksinya bermacam-macam, dari mulai peringatan sampai sanksi tegas berupa pemberhentian atau pemecatan," kata politikus kawakan ini yang tengah berada di Sumatera Utara.
Akbar mengaku sebelumnya sudah mengingatkan agar partai selalu menegakkan kedisiplinan dan aturan-aturan yang sudah menjadi garis partai agar dipatuhi oleh seluruh kadernya.
(brn/van)











































