Melalui akun twitter @hattarajasa, cawapres pasangan Prabowo itu menegaskan bahwa politik luar negeri Indonesia sangat dipengaruhi kondisi dalam negeri.
"Maksudnya, bila di dalam negeri kita baik, kesejahteraan rakyat meningkat, maka Pulugri kita juga berjalan lebih mudah," kicau Hatta, seperti dikutip detikcom, Selasa (24/2/2014).
Hatta memandang, saat ini politik luar negeri Indonesia sudah cukup baik. Hal ini ditandai dengan tampilnya Indonesia di banyak panggung internasional, mulai dari ASEAN, G-20 dan PBB.
"Kita adalah satu-satunya negara ASEAN yang duduk di G-20. Ini bentuk pengakuan dunia bahwa ekonomi kita tumbuh dan dinamis," kata Hatta.
Setelah kemiskinan dapat diturunkan, kesejahteraan meningkat, menurut Hatta, berikutnya adalah modenisasi alutsista TNI yang sudah mulai 2009 lalu. Manta Menko Perekonomian ini menegaskan pembangunan butuh proses.
"Pada pengadaan teknologi canggih TNI, semua ada tahapannya. Kesejahteraan prajurit, alutsista utama, teknologi canggih, rekayasa. Itu tahapnya," terang Ketua Umum PAN ini.
"Tak realistis kita misalnya ingin beli pesawat tanpa awak, tapi satelit masih numpang negara lain. Terlalu berisiko. Lebih baik satelit dulu dikuatkan. Lebih dari semuanya, kebutuhan modernisasi alutsista TNI adalah mendesak, karena tantangan regional makin dinamis, termasuk LCS, AEC dll," pungkasnya.
(van/trq)











































