Hatta: Tak Realistis Beli Drone, Tapi Satelit Numpang Negara Lain

Hatta: Tak Realistis Beli Drone, Tapi Satelit Numpang Negara Lain

- detikNews
Selasa, 24 Jun 2014 10:02 WIB
Hatta: Tak Realistis Beli Drone, Tapi Satelit Numpang Negara Lain
Jakarta - Dalam debat capres putaran tiga kemarin, Prabowo Subianto menyindir Jokowi soal rencana pembelian pesawat tanpa awak. Prabowo kala itu menyinggung Indosat yang sudah dijual di saat pemerintahan Megawati Soekarnoputri. Kini cawapres Hatta Rajasa kembali mengungkit hal itu.

Melalui akun twitter @hattarajasa, cawapres pasangan Prabowo itu menegaskan bahwa politik luar negeri Indonesia sangat dipengaruhi kondisi dalam negeri.

"Maksudnya, bila di dalam negeri kita baik, kesejahteraan rakyat meningkat, maka Pulugri kita juga berjalan lebih mudah," kicau Hatta, seperti dikutip detikcom, Selasa (24/2/2014).

Hatta memandang, saat ini politik luar negeri Indonesia sudah cukup baik. Hal ini ditandai dengan tampilnya Indonesia di banyak panggung internasional, mulai dari ASEAN, G-20 dan PBB.

"Kita adalah satu-satunya negara ASEAN yang duduk di G-20. Ini bentuk pengakuan dunia bahwa ekonomi kita tumbuh dan dinamis," kata Hatta.

Setelah kemiskinan dapat diturunkan, kesejahteraan meningkat, menurut Hatta, berikutnya adalah modenisasi alutsista TNI yang sudah mulai 2009 lalu. Manta Menko Perekonomian ini menegaskan pembangunan butuh proses.

"Pada pengadaan teknologi canggih TNI, semua ada tahapannya. Kesejahteraan prajurit, alutsista utama, teknologi canggih, rekayasa. Itu tahapnya," terang Ketua Umum PAN ini.

"Tak realistis kita misalnya ingin beli pesawat tanpa awak, tapi satelit masih numpang negara lain. Terlalu berisiko. Lebih baik satelit dulu dikuatkan. Lebih dari semuanya, kebutuhan modernisasi alutsista TNI adalah mendesak, karena tantangan regional makin dinamis, termasuk LCS, AEC dll," pungkasnya.

(van/trq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads