"Kami bertujuan untuk menyebarkan optimisme ke seluruh negeri," ujar jubir Generasi Optimis Indonesia, Marina Kusumawardhani, saat jumpa pers di Media Center Jokowi-JK, Jl Cemara no 19, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (23/6/2014).
"Saat ini diakui bahwa kampanye sedikit stagnan, ada black campaign, negative campaign dan lain-lain," kata Marina menambahkan.
Melalui kampanye kreatif, GOI mengajak anak-anak muda yang berkecimpung di industri kreatif untuk turut menyalurkan hobinya. "Tingkat pengangguran anak muda di Indonesia cukup tinggi jika dibandingkan dengan negara lain. Di ASEAN, menurut data Kementerian Tenaga Kerja tahun 2013, tingkat pengangguran di Indonesia mencapai 30 persen, 70 persennya terdiri dari anak muda," kata Marina.
Industri kreatif melihat visi misi Jokowi, yaitu Revolusi Mental. Dilatarbelakangi oleh hal tersebut, Marina menerangkan, program-program yang disampaikan oleh Jokowi berkaitan dengan industri kreatif dinilai sangat cocok untuk mendorong anak-anak muda maju. Dengan begitu tingkat pengangguran anak muda di Indonesia dapat berkurang.
"Sosok pak Jokowi itu menginspirasi anak-anak muda," kata Shafiq Pontoh, inisiator Generasi Optimis Indonesia.
Generasi Optimis Indonesia merupakan kumpulan anak muda pekerja kreatif yang menyadari kejayaan Indonesia hanya mungkin dibangun oleh generasi anak bangsa yang optimis dan berkarya.
(jor/jor)











































