Selain karena membawa gir dan miras, mereka juga kedapatan tidak mengenakan helm dengan knalpot yang sudah dimodifikasi sehingga mengeluarkan suara yang memekakkan telinga. Tiga sepeda motor yang digunakan juga diamankan polisi. Keempat orang itu kemudian diangkut dengan truk polisi untuk dibawa ke Polresta Yogyakarta.
Menurut pengawas pemilu lapangan Kelurahan Bausasran, Kecamatan Danurejan, Kota Yogyakarta, Ivan Rifai, tiga di antara orang yang ditangkap masih pelajar.
"Keempatnya akan diproses sesuai aturan yang berlaku. Mereka yang diamankan membawa atribut berupa bendera dan kaos," kata Ivan, Senin (23/6/2014)
Simpatisan yang jumlahnya ribuan ini merupakan simpatisan dari Dapil 4 kota Yogyakarta. Mereka berputar-putar di wilayah kota karena tidak bisa menuju Maguwo Sleman untuk mengikuti kegiatan kampanye. Aparat melarang mereka menuju Maguwo, sehingga mereka kembali ke masuk kota dan berputar-putar di kota.
Ratusan personel kepolisian nampak berjaga-jaga disekitar Jl Hayam Wuruk untuk menghindari kemungkinan bentrok. Karena di sekitar daerah tersebut merupakan basis massa pendukung capres lain yang rawan bentrokan.
(mok/nrl)











































