"Bukan pertanyaan jebakan. Ini soal idealisme yang tergadai. Bukan bermaksud untuk menjatuhkan, tapi karena ini memang pertanyaan besar," kata Ketua DPP Gerindra Desmond Junaedi Mahesa di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/6/2014).
Desmond menuturkan, penjualan Indosat membuat satelit yang sebelumnya dimiliki Indonesia berpotensi digunakan untuk memata-matai Indonesia. Ini perkara soal sensitivitas ketahanan nasional.
"Jokowi menjelaskan bahwa itu dampak krisis 1998, kan itu tidak tepat. Yang jadi persoalan itu adalah sensitivitasnya soal ketahanan nasional. Itu kan terjadi sekitar 2001," tutur Desmond.
Penjelasan Jokowi dirasa kurang mendalam soal itu, karena tidak menyertakan analisis dari pakar ekonomi.
"Penjelasan ekonominya juga nggak ada. Pakar-pakar ekonomi bilang itu adalah suatu kecerobohan," tutur Desmond.
(dnu/trq)











































