Sejak 12 Juni hingga akhir pekan lalu, Arfiand mengikuti pelatihan. Ada 10 siswa kelas 1 dan 17 senior yang ikut.
"Yang bergaya preman menyiksa orang, membully, dan manfaatkan senioritas untuk menghajar orang. Lu kalau mau berani, 1 lawan 1 aja, ikut sasana tinju," kata Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok di Balai Kota DKI, Senin (23/6/2014).
Ahok menilai seorang yang berlagak preman dan hendak menjadi jagoan tak pantas bersekolah di sekolah negeri.
"Tapi kalau mau jadi jagoan, tolong dikeluarkan saja dari (sekolah) negeri. Kita tidak mau pakai APBD rakyat, uang rakyat untuk bayar yang calon-calon pemimpin yang seperti ini," jelas dia.
"Itu bisa calon bajingan," kata dia dengan mimik serius.
(ros/ndr)











































