"Jokowi memberikan respon yang baik dalam bidang pertahanan. Beliau cepat menyesuaikan diri, Jokowi menguasai medan, memahami prinsip-prinsip pertahanan. Sampai beberapa kali tadi Pak Prabowo mengakui bahwa apa yang dipahami, dijawab oleh Pak Jokowi, adalah suatu jawaban yang benar," ujar Luhut di Hotel Holiday Inn Kemayoran, Jakarta Utara, Minggu (22/6/2014) malam.
Luhut menilai salah satu jawaban Jokowi terkait penjualan Indosat sudah tepat. Ia mengaku setuju dengan capres nomor urut dua itu karena situasi yang berbeda saat perusahaan telekomunikasi itu dijual dengan situasi sekarang.
"Pada waktu itu, ekonomi kita kan bertumbuh hanya 2-3 persen. Itu tentu berbeda. Kita waktu itu tidak ada uang, sehingga kita harus lakukan itu. Tadi sudah dijelaskan Pak Jokowi, kita bisa beli lagi kalau ekonomi kita bagus," ujar pria yang juga timses Jokowi-JK itu.
Kemudian Luhut menilai Prabowo pun tak mampu membuat rencana setahun dalam mempersiapkan Indonesia menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN 2015. Ia juga menganggap Prabowo tak menyangka saingannya adalah orang yang cepat belajar, terutama terkait tema debat capres malam kemarin.
"Mungkin Pak Prabowo tidak mengira bahwa Pak Jokowi begitu paham mengenai masalah pertahanan dan politik luar negeri. Mungkin, saya nggak tahu, membuktikan bahwa Pak Jokowi orang yang cepat belajar," tutup Luhut.
(vid/vid)










































