Waketum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, komitmen terhadap Palestina bukanlah hal yang baru, tapi telah ada sejak zaman orde baru. Sehingga hal itu tidak perlu disebutkan lagi.
"Kalau ada yang meresonasi Palestina, dia tidak tahu bahwa sejak dulu politik luar negeri kita selalu membela Palestina dan tidak pernah berubah sampai saat ini," Kata Fadli di Hotel Holiday Inn Kemayoran, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (22/6/2014).
Menurut Fadli, capres nomor urut dua itu berbicara tentang kemerdekaan Palestina sebagai trik semata. Tujuannya agar seolah-olah membela Palestina.
"Jadi itu kan cuma trik, seolah-olah membela Palestina. Dari zaman Pak Harto hingga sekarang, kita bela Palestina. Itu cuma trik. Kita pasti membela. Prabowo-Hatta paling depan pasti membela. Prabowo dekat sekali dengan Jordania, dan sebagian penduduk Jordania itu orang Palestina," katanya.
Sebelumnya, saat sesi pertama debat capres dimulai, Jokowi melontarkan perhatiannya pada Palestina. Sementara Prabowo tidak menyinggung hal tersebut.
(idh/vid)











































