"Di zaman Ibu Mega sudah tidak ada krisis, sudah cukup baik. Saya kira Jokowi salah data," tegas Fadli Zon usai menyaksikan debat capres putaran ketiga di Hotel Holiday Inn, Jakarta, Minggu (22/6/2014).
Fadli menyebut pertanyaan Prabowo kepada Jokowi mengenai aset Indosat untuk menegaskan aset penting milik negara tidak boleh dijual ke negara lain.
"Untuk mengingatkan jangan sampai terjadi kembali. Ada aset strategis dijual, ini adalah tindakan tidak nasionalis. Jawaban Prabowo jelas tidak akan terjadi penjualan BUMN strategis ke pihak asing," ujarnya.
Jokowi dalam debat menegaskan penjualan aset tersebut dilakukan karena situasi perekonomian nasional yang terdampak krisis.
"Tadi sudah jelas sekali saat itu krisis dan terimbas krisis kemudian kita membutuhkan anggaran untuk menggerakan ekonomi dan yang kita punyai dan kita bisa jual barang itu. Tentu itu kita lakukan dengan catatan itu masih kita bisa beli," ujarnya.
Jokowi meminta keputusan pemerintah saat itu yang dipimpin Megawati Soekarnoputri tidak disalahkan. "Jangan menyalahkan pemerintah yang dulu karena pemerintah dulu kondisinya berbeda. Kondisi normal dan krisis berbeda sehingga tidak bisa dibandingkan," ujarnya.
"Tidak usah melihat ke belakang, saya melihat ke depan. Ke depan kita ingin ambil lagi," sambung Jokowi.
(fdn/trq)










































