Banyak warga yang antusias karena kegiatan digelar di tengah car free day (CFD) yang dipadati warga sejak hari Minggu pagi. Sekretaris Kawan Jokowi, Shafiqh Pahlevi Lontoh mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk mewujudkan rasa kepedulian relawan Kawan Jokowi dalam kampanye damai dan simpatik untuk membantu sesama tanpa mempermasalahkan capres mana yang didukung.
"Gerakan ini juga untuk mengajak masyarakat agar tergerak hatinya membantu sesama yang membutuhkan tanpa harus melihat apakah mereka pendukung capres nomor 1 atau 2. Darah yang terkumpul nantinya bisa digunakan oleh siapapun yang membutuhkan," kata Shafiq kepada detikcom di Kawasan Simpang Lima Semarang, Minggu (22/6/2014).
Ia menambahkan, kampanye simpatik tersebut diharapkan bisa mengumpulkan 2 juta liter darah. Untuk memenuhi harapan tersebut, kegiatan donor darah dilakukan di 10 provinsi yaitu Nangroe Aceh Darusalam, Sumatera Utara, Lampung, DKI Jakarat, Jawa Barat, Jawa tengah, Daerah Istimewa Jakarta, Maluku, Kalimantan Selatan, dan Bali.
"Aksi ini merupakan gerakan nasional. Mungkin tidak cukup satu kali untuk memenuhi 2 juta liter," tandasnya.
Donor darah yang digelar oleh Kawan Jokowi itu ternyata tidak hanya menarik simpati pendonor dari pendukung Jokowi-JK, beberapa pendonor bahkan mengaku belum menentukan pilihan meski mengikuti kegiatan dari Kawan Jokowi.
"Ya saya ikut saja, kalau masalah pilihan itu nanti," kata salah satu pendonor, Joko suroso.
"Kalau saya berdonor karena masih banyak yang membutuhkan," timpal pendonor lain, Agus.
Selain donor darah, ada juga ampanye damai mendukung pasangan Jokowi-JK uang diwujudkan dengan jalan sehat. Kegiatan tersebut digelar di jalan Pahlawan dan Simpang Lima dengan jumlah peserta mencapai ribuan orang.
"Jalan sehat dan ada doorprize. Diikuti sekitar 6.000 orang," kata anggota tim kampanye nasional korwiil Jateng -DIY, Setyo Maharso.
(alg/mad)











































