"Dulu banyak yang underestimate, mikirnya saya bodoh banget, ndeso banget, itu masalah-masalah yang berkaitan dengan demokrasi pemerintahan yang bersih hukum. Masalah ekonomi hukum. Sekarang malah sebaliknya," kata Jokowi usai kampanye di Taman Balekambang, Solo, Jateng, Jumat (20/6/2014).
Ia menyatakan pihak tersebut terlalu memandang enteng dirinya hanya karena melihat tampilan luarnya. "Lihat saja tadi orang-orang kampung bilang 'ternyata bapak pinter juga', hehehe," kelakar Jokowi pada wartawan.
Sudah berpengalaman menghadapi debat, Jokowi mengaku lebih santai. Ia tak merasa terganggu jelang waktu debat, ia masih sibuk berkampanye keluar kota.
Namun, untuk memaksimalkan penampilannya, ia masih terus berdiskusi dengan tim ahli terkait masalah politik dan ketahanan tersebut. "Biasanya saya yang bertanya, yang kira-kira saya tuh nggak ngerti pasti saya bertanya. Kayak kemaren ditanya masalah anggaran. Saya tanya yang bocor apa enggak!. Saya bertanya," sambungnya.
Khawatirkah ia mengingat capres rivalnya, Prabowo Subianto memiliki latar belakang militer?
"Ya nggak apa-apa, emang kenapa gitu loh," ujarnya santai.
(bil/spt)
