Soal Kasus HAM, Timses Prabowo: Kami Ingin Mengakhiri Polemik

Soal Kasus HAM, Timses Prabowo: Kami Ingin Mengakhiri Polemik

- detikNews
Jumat, 20 Jun 2014 17:23 WIB
Soal Kasus HAM, Timses Prabowo: Kami Ingin Mengakhiri Polemik
Jakarta - Anggota Dewan Pakar Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Marwah Daud Ibrahim mengatakan pihaknya tidak ingin tersandera terkait kasus pelanggaran HAM pada 1998. Menurut dia, justru pihaknya malah ingin mengakhiri polemik ini.

"Justru kami ingin mengakhiri polemik ini. Jangan semua ruang publik kita isinya perseteruan," kata Marwah di Rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur.

Dia menjelaskan perseteruan yang terjadi antara purnawirawan jenderal TNI semestinya tidak perlu terjadi. Dengan status purnawirawan seharusnya bisa menjadi pengayom dalam persatuan bangsa.

"Perseteruan yang harusnya menjadi pengayom persatuan bangsa. Pensiunan ini kan orang-orang terhormat semuanya. Kembali lagi fokus ke visi dan misinya.

Mereka ini kan calon terbaik pemimpin bangsa. Biarkan masyarakat fokus ke visi misi, program dan aspirasi mereka. Kita tidak lagi terasandera atas kasus ini," sebutnya.

Kemudian, disinggung upaya menempuh jalur hukum, kata Marwah, pihaknya terutama tim hukum sedang mengkajinya. Namun, dia mempersilakan kalau pihak terkait seperti institusi TNI ikut mengusut kasus ini. Dia pun kembali menegaskan apa yang disampaikan mantan Panglima ABRI Wiranto tidak benar. Hal ini terlihat ketika Prabowo dipasangkan dengan Megawati sebagai cawapres di Pemilu Presiden 2009, isu HAM tidak pernah muncul.

"Kita belum tahu motif dari Wiranto. Itu (kampanye hitam) selalu muncul saat sebelum beliau menjadi pemimpin bangsaIni bagian dari kampanye hitam karena tidak benar. Pemecatan ini kan tidak benar. Prabowo diberhentikan dengan hormat," katanya.

Lantas, ditanya alasan Prabowo Subianto yang tidak pernah terbuka dalam kasus HAM, dia menjawab diplomatis. "Beliau (Prabowo) selalu katakan mari fokuskan pada masa depan bangsa ini ke depan. Beliau bilang lihat saja buktinya," ujarnya.



(hat/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads