KPU: Ungkapan dalam Debat Jadi Tanggung Jawab Masing-masing Capres

KPU: Ungkapan dalam Debat Jadi Tanggung Jawab Masing-masing Capres

- detikNews
Jumat, 20 Jun 2014 16:52 WIB
KPU: Ungkapan dalam Debat Jadi Tanggung Jawab Masing-masing Capres
Jakarta - Debat calon presiden yang membahas soal ekonomi dan kesejahteraan sosial pada Minggu (15/6) lalu, beberapa materi di dalamnya menuai polemik. KPU menegaskan setiap pernyataan yang disampaikan capres akan dinilai publik dan jadi tanggungjawab masing-masing.

"Kalau kata absurd, istilah-istilah itu kan menjadi strategi dan taktik masing-masing pasangan calon. Bahwa mereka kemudian harus bertanggung jawab atas semua pernyataannya mau kata absurb atau kata biasa, itu menjadi tanggung jawab mereka," ucap ketua KPU Husni Kamil Manik di kantornya, Jl Imam Bonjol, Jakpus, Jumat (20/6/2014).

Beberapa materi dimaksud adalah soal ungkapan yang disampaikan Prabowo soal kebocoran anggaran Rp 7.200 triliun dan Rp 1.000 triliun, pertanyaan TPID, kampanye KIP (Kartu Indonesia Pintar) dan KIS (Kartu Indonesia Sehat).

Menurut Husni, debat berlangsung terbuka dan disaksikan langsung oleh masyarakat, maka tentu tiap capres bisa menduga akibat setiap dari pertanyataannya bagi pemilih.

"Tidak juga ada screening teks bahan dari apa yang mereka sampaikan. Jadi kami tidak secara khusus mengingatkan mereka karena mereka kan yang menjelaskan apa yang dimaksud dari kalimat-kalimat yang disampaikan itu," ujarnya.

"Belum tentu menurut mereka itu kata-kata yang benar menurut orang lain tidak benar. Belum tentu juga semua yang mereka sampaikan salah maksudnya kemudian salah," imbuh Husni.

Terkait persiapan debat capres ketiga yang akan berlangsung pada Minggu (22/6) besok, KPU sudah melakukan evaluasi atas debat sebelumnya dan menyimpulkan tak akan mengubah format debat yang sudah ada.

"Dari diskusi yang digelar minggu ini, tim pasangan calon melalui perwakilan puas dengan format yang kemarin, kemudian publik juga kelihatannya menilai lebih baik yang kegiatan kedua dibanding pertama," ucap mantan komisioner KPU Sumbar itu.

Debat ketiga akan berlangsung Minggu (22/6) nanti, dengan tema Politik Internasional dan Ketahanan Nasional. Debat ini merupakan debat antar calon presiden. Moderator debat ketiga Prof Hikmahanto Juwana.

(iqb/trq)


Berita Terkait