"Bisa juga sebelum muktamar ya,kita lihat nanti," kata Suharso saat ditanya soal nasib Suryadharma sebagai Ketum.
Hal tersebut diungkapkan Suharso usai menjenguk Rahmat Yasin yang kini meringkuk di Rutan KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (20/6/2014).
Namun, Suharso mengaku masih menunggu proses di internal PPP. Jika sesuai rencana, Muktamar akan diadakan satu bulan setelah Pilpres.
"Nanti kita lihat kalau ada desakan-desakan dari kader. Kalau saya taat asas aturan partai saja, kemarin keputusan Mukernas di Cisarua sebulan setelah Pilpres," jelasnya.
Seperti diketahui, Suryadharma Ali kini telah menyandang status tersangka dalam kasus korupsi dana haji. Namun, hingga saat ini, dia masih kokoh duduk sebagai Ketum partai berlambang Ka'bah itu.
(kha/aan)











































