Dalam presentasinya selama 1 jam di Hotel Ritz Carlton, (20/6/2014), Prabowo sebenarnya tidak membahas tentang kebocoran kekayaan negara. Ia memaparkan tentang tantangan Indonesia 20 tahun ke depan dan strategi untuk menghadapinya.
Pada saat sesi tanya jawab, seorang peserta bertanya tentang penilaian Prabowo atas Jokowi. Usai menjawab pertanyaan itu, Prabowo menyinggung kebocoran kekayaan tanpa menyebut angka.
"Mungkin ada yang tidak suka saya bicara kebocoran, tapi kalo bocor bagaimana? Misalkan naik kapal terus kapal kita bocor, masa saya tidak kasih tahu nahkodanya?" kata Prabowo retoris.
Menurut Prabowo, rakyat sudah bisa menilai tentang pernyataan yang beredar di masyarakat. Jangan sampai ada upaya untuk menutup-nutupi.
"Ibarat naik kapal, tangki bensin bocor masa kita tidak kasih tahu nahkoda nanti marah? Harus ada upaya untuk menutup kebocoran. Hal -hal di depan kita tidak enak untuk dibicarakan. Biarlah rakyat yang menentukan. Janganlah rakyat dianggap bodoh terus menerus," ujarnya.
(imk/van)











































