Pentagon: Ledakan di Markas AS di Irak Bom Bunuh Diri

Pentagon: Ledakan di Markas AS di Irak Bom Bunuh Diri

- detikNews
Kamis, 23 Des 2004 16:37 WIB
Jakarta - Pentagon meralat bahwa serangan dan ledakan di markas AS di Mosul, Irak bukan karena diserang roket. Namun, ledakan itu akibat bom bunuh diri. Pelaku diduga warga Irak atau pekerja asing yang berada di markas itu. Ledakan yang terjadi Selasa (21/12/2004) saat para tentara AS sedang makan siang itu menewaskan 22 orang. Dari jumlah itu 20 korban tewas adalah warga AS, yang terdiri dari 15 tentara AS dan 5 warga sipil. Jenderal Richard Myers, Kepala Staf Gabungan, menjelaskan hal ini dalam jumpa pers di Pentagon, Washington AS, Rabu (22/12/2004) waktu setempat. "Setelah diinvestigasi, ledakan ini karena bom bunuh diri," ungkapnya. Beberapa jam setelah ledakan terjadi, kata dia, militer AS berspekulasi bahwa ledakan disebabkan oleh serangan roket. Tetapi, ahli-ahli forensik FBI menemukan sejumlah bagian badan manusia dan ikat pinggang yang diyakini milik pelaku bom bunuh diri itu. Dengan bukti-bukti ini, menurut Myers, ledakan ini lebih mungkin disebabkan oleh bom bunuh diri daripada serangan roket. Bom bunuh diri selama ini memang sulit diantisipasi. Untuk diketahui, sebelumnya, saat menyampaikan duka cita kepada para keluarga korban tewas, Menteri Pertahanan Rumsfeld mendapatkan kritik mengapa Pentagon tidak memberikan perlindungan yang baik kepada tentara AS di Irak. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads