Mahasiswa dan Pelajar Muhammadiyah Desak Wimar Witoelar Beri Klarifikasi

Polemik Gallery of Rogues

Mahasiswa dan Pelajar Muhammadiyah Desak Wimar Witoelar Beri Klarifikasi

- detikNews
Jumat, 20 Jun 2014 03:50 WIB
Mahasiswa dan Pelajar Muhammadiyah Desak Wimar Witoelar Beri Klarifikasi
Jakarta - Wimar Witoelar mengunggah foto kontroversial: barisan pendukung Prabowo-Hatta dengan latar belakang teroris dan Presiden Soeharto serta sejumlah organisasi salah satunya Muhammadiyah. Ikatan remaja dan mahasiwa Muhammadiyah meminta klarifikasi lengkap dari Wimar terkait gambar tersebut.

Ketua Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Dzar Al Banna mengaku kesal dengan munculnya unggahan berjudul 'Gallery og Rogues. Kebangkitan Bad Guys' tersebut. Dzar Al Banna menyatakan Wimar mesti mengklarifikasi dan segera meminta maaf.

Dzar berharap deklarasi kampanye damai mesti dihormati oleh kedua pihak kubu capres dan cawapres. Dzar pun mengatakan pihaknya akan mendatangi Bawaslu besok Jumat terkait ulah Wimar tersebut.

"Apabila Bawaslu lambat dalam menindaklanjuti laporan kami, kami akan menindaklanjutinya ke kepolisian RI," ujar Dzar dalam pernyataannya, Jumat (20/6/2014).

Hal senada disampaikan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). IMM menilai bahwa Foto barisan pendukung Prabowo-Hatta dengan latar belakang teroris dan Presiden Soeharto, dengan menyertakan Logo Muhammadiyah dibawahnya sangat provokatif, dan menyulut kebencian warga persyarikatan Muhammadiyah.

"Kita menyayangkan hal ini dan Tidak sepantasnya sebagai seorang Publik Figur, mengunggah foto tersebut di Media Sosial. Padahal Jelas, bahwa Muhammadiyah dan ortom, termasuk IMM," ujar Ketua Umum DPP IMM Beni Pramula.

Beni mengatakan Muhammadiyah secara institusi menyatakan independensinya dan tidak mendukung salah satu capres. "Kita minta kepada Wimar agar segera mendatangi PP. Muhammadiyah untuk memberikan klarifikasi, dan meminta maaf langsung kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan ortomnya," ujar Beni.

"Muhammadiyah adalah organisasi Islam yang independen dan tidak mendukung salah satu Capres. Dengan amal usaha pendidikan yang sangat banyak Muhammadiyah lebih konsen kepada penciptaan sumberdaya manusia sebagai pecetak kader-kader untuk kepemimpinan bangsa dan negara," ujar Aktifis IMM dari Riau, Azrizal Nasri menambahkan.

Akun Twitter milik Wimar sendiri sudah ditutup sejak foto tersebut menjadi kontroversi. Wimar sudah menyampaikan permintaan maafnya lewat akun Facebook dan Twitternya.

"Saya minta maaf telah meneruskan gambar yang mengasosiasikan organisasi Anda (Muhammadiyah) dengan Prabowo," tulis Wimar di akun Twitternya saat di-mention oleh akun Muhammadiyah, seperti dikutip detikcom, Kamis (19/6/2014).

Tak hanya di Twitter, Wimar juga menyampaikan permohonan maaf di akun Facebooknya. Permintaan Wimar mendapat respon dari sejumlah pengikutnya di media sosial.

Wimar Witoelar yang merupakan salah satu simpatisan Jokowi-JK di Pilpres 2014 mengunggah foto barisan pendukung Prabowo-Hatta pada Ahad 15 Juni 2014. Di akun Facebooknya, Wimar menyertakan judul 'Gallery of Rogues.. Kebangkitan Bad Guys' untuk foto yang dipostingnya.

Sementara itu di sebelah kiri Prabowo berbaris eks Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Menkominfo Tifatul Sembiring, Abubakar Baasyir, dan Habib Rizieq.


Akun Twitter milik Wimar sendiri sudah ditutup sejak foto tersebut menjadi kontroversi. Wimar sudah menyampaikan permintaan maafnya lewat akun Facebook dan Twitternya.

"Saya minta maaf telah meneruskan gambar yang mengasosiasikan organisasi Anda (Muhammadiyah) dengan Prabowo," tulis Wimar di akun Twitternya saat di-mention oleh akun Muhammadiyah, seperti dikutip detikcom, Kamis (19/6/2014).

Tak hanya di Twitter, Wimar juga menyampaikan permohonan maaf di akun Facebooknya. Permintaan Wimar mendapat respon dari sejumlah pengikutnya di media sosial.

Wimar Witoelar yang merupakan salah satu simpatisan Jokowi-JK di Pilpres 2014 mengunggah foto barisan pendukung Prabowo-Hatta pada Ahad 15 Juni 2014. Di akun Facebooknya, Wimar menyertakan judul 'Gallery of Rogues.. Kebangkitan Bad Guys' untuk foto yang dipostingnya.

Sementara itu di sebelah kiri Prabowo berbaris eks Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Menkominfo Tifatul Sembiring, Abubakar Baasyir, dan Habib Rizieq. (fjr/fjr)


Berita Terkait